Apakah sahabat les privat sidoarjo anak pertama dalam keluarga? Atau sedang mencari informasi tentang anak pertama? Kalau iya, kita punya beberapa sifat dan fakta tentang anak pertama yang sangat menarik untuk kamu ketahui. Sifat dan fakta berikut bisa jadi sesuai, bisa juga tidak. Yang jelas, fakta anak pertama yang ditulis di sini merupakan hasil penelitian maupun pendapat dari banyak orang. Yuk langsung saja, dibaca sampai akhir ya.

1. Anak Pertama Itu Penyakitan

pixabay.com

Iya, anak pertama kebanyakan penyakitan. Biasanya sering terserang penyakit ketika masih kecil. Penyakitnya juga macam-macam. Mulai dari asma, alergi, gatal-gatal atau sakit lainnya. Kalau kamu adalah anak pertama dan dulu kata orang tua sering sakit, berarti poin ini ada benarnya ya, hehe.

2. Anak Pertama Itu Kuat

pixabay.com

Kuat atau tangguh di sini nggak melulu soal fisik. Tapi maksud kuat di sini adalah kuat secara mental, secara kepribadian. Jika dibandingkan adik-adiknya, anak pertama cenderung kuat ketika menghadapi permasalahan.

3. Anak Pertama Itu Kreatif

pixabay.com

Poin ini disebut-sebut memang hasil penelitian. Iya, menurut penelitian, anak pertama cenderung lebih kreatif dibandingkan adik-adiknya. Mungkin logikanya adalah adik-adik sering meminta bantuan ke kakaknya. Sementara sang kakak jika ada masalah harus dipecahkan sendiri. Kamu termasuk anak pertama yang kreatif nggak? Hehe.

4. Mereka Mikirin Pendapat Orang Lain

pixabay.com

Anak pertama cenderung memikirkan tentang apa yang orang lain pikirkan tentang dia. Jelimet ya bahasanya? Hehe. Iya, anak pertama biasanya melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang disukai orang lain. Itu karena mereka ingin keinginan orang lain terhadap dia bisa tercapai. Hal ini bisa karena untuk menyenangkan orang lain atau mengharapkan pujian.

5. Mereka Biasanya Nge-bos!

holykaw.alltop.com

Karena merasa lebih tua, anak pertama cenderung bersikap nge-bos ke adik-adiknya. Anak pertama cenderung suka nyuruh-nyuruh adiknya bahkan untuk hal yang sepele. Mereka juga terkadang nggak mau mendengar pendapat adiknya. Hm hm hm, apa kamu seperti itu? Ayo ngaku.

6. Anak Pertama Nggak Nakal

pixabay.com

Umumnya anak pertama itu nggak nakal. Justru yang kebanyakan nakal itu anak kedua atau seterusnya. Anak pertama cenderung menjadi pengingat buat adik-adiknya dan menjadi tempat curhat orang tuanya. Orang tua suka bilang, “duh, bingung ibu sama bapak dengan adek kamu.” Fakta ini jika kita lihat di masyarakat sepertinya memang benar ya, hehe.

7. Biasanya Mendapat Perhatian Lebih

pixabay.com

Kamu merasa seperti itu nggak? Mendapat perhatian lebih dari orang tua. Mungkin karena orang tua merasa dia adalah karunia Allah terbaik dan pertama setelah menikah, perasaan senang orang tua cukup kuat dan bertahan. Anak pertama biasanya juga anak yang suka dibangga-banggakan oleh para orang tua.

8. Anak Pertama adalah Pemimpin Alami

huffingtonpost.com

Disebut pemimpin alami karena didikan sebagai pemimpin terjadi begitu saja secara alami. Anak pertama biasanya suka dimintai pendapat oleh adik-adiknya, bahkan oleh orang tua. Anak pertama juga menjadi gudang jawaban dari pertanyaan-pertanyaan adik-adiknya. Hal itu secara tidak langsung mendidik si sulung menjadi pemimpin.

9. Anak Pertama Dilahirkan untuk Belajar

pixabay.com

Ini mirip-mirip dengan yang kita bahas sebelumnya di nomor 3. Karena dilahirkan sebagai anak pertama, mereka cenderung belajar sendiri atau dari orang tua. Hingga suatu saat orang tua tidak mungkin mengajarkan semua hal. Sang anak pun dituntut untuk belajar dan memecahkan masalah sendiri. Nah kalau si adik, jika ada masalah, nanyanya ke si kakak. Bener nggak? Hehe.

10. Perfeksionis

huffingtonpost.com

Untuk poin yang ini mungkin ada yang setuju ada yang nggak ya. Tapi sebagian anak pertama memang perfeksionis. Mereka mau semua hal selesai dengan sempurna. Mereka juga terbisa dengan target-target hidup yang tinggi (sempurna). Namun target-target itu mereka sesuaikan dengan usaha yang perfect juga. :)

11. Sayang Sama Adik-adiknya

pixabay.com

Iya, anak pertama umumnya sayang sama adik-adiknya. Namun rasa sayang mereka tidak selalu harus terlihatseperti di TV-TV, hehe. Mereka menunjukkan rasa sayang dengan kepedulian. Menanyakan kabar, membantu menyelesaikan masalah adik-adiknya, membantu secara finansial dll. Mereka mungkin sulit sekali bilang “I love you adikku”. Tapi rasa cinta mereka lebih real dari sekedar kata-kata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *