Masa kejayaan becak telah lama berlalu dan menjadi kenangan tersendiri di ibukota propinsi Jawa Timur ini (Surabaya).Becak dulu sangat eksis dan menjadi moda transportasi paling di gemari oleh masyarakat Surabaya, sampai – sampai diberlakukan sift siang dan malam. Banyaknya becak di ibukota proponsi ini, membuat ketatnya pembuatan ijin mengemudi bagi para sopir becak, dan jadwal operasi. Becak dahulu di masa 1930 an sampai 1980 an telah menunjukan masa-masa kejayaannya, hal ini dikarenakan mobilitas masyarakat sangat tinggi dan transportasi umum tidak sampai memenuhi kebutuhan fleksibetitas penumpang. 

Becak dikenal sebagai transportasi yang sangat efektif untuk mengangkut penumpang maupun untuk membawa barang-barang belanja. Saat teknologi transportasi belum begitu maju dan infrastruktur ekonomi belum sepesat sekarang ini, becak merupakan solusi masyarakat dalam menjalankan roda ekonomi di sektor transportasi. 

Seiring berjalannya waktu, becak mulai di hujani oleh persaingan teknologi transportasi dan  sistem pembayaran ekonomi dengan cara kredit. Kemudahan mendapatkan dan memiliki transportasi pribadi (motor),dirasa menjadi momok besar bagi mereka. Transportasi massa yang dahulunya menjadi kawan baik bagi abang tukang becak, sekarangpun telah redup.

Umur kesuksesan becak tidak lebih dari 1 abad, hal ini menjadi hikmah bagi kita semua, bahwa perubahan sangatlah cepat.Kondisi teknologi yang sekarang, kemungkinan 10 tahun lagi hanyalah teknologi tua yang akan ditinggalkan oleh masyarakat. Becak memang pernah melegenda di negara kita, namun kecepatan-efektifitas dan efisiensi merupakan sebuah keniscayaan bagi manusia. Kita posisikan Becak sebagai teknologi transportasi masa lampau yang perlu dikenang dan dikagumi  sebagai hirarki perkembangan teknologi. 

Sekian dari kami, les privat surabaya. Semoga artikel kedepan bisa menyambung mengenai transportasi umum di kota tercinta ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *