Kesehatan Mental.  dalam memahami ini, saya akan mencoba memahami apa itu sehat   dan apa itu mental.

Sehat adalah Suatu kondisi dimana tubuh seseorang dalam kondisi fit atau optimal. Tidak dalam kondisi lemah karena faktor penyakit, virus atau adanya gangguan di organ tubuh.

biasanya tanda-tanda seseorang dikatakan sakit adalah

  1. Kondisi fisik menurun (kebugaran)
  2. Lemah
  3. Tekanan darah tidak normal (rendah/ tinggih)
  4. trombosit menurun
  5. gula darah tidak standart/ normal
  6. pusing
  7. mual
  8. berkeringat dingin
  9. tidak nafsuh makan
  10. dsb

intinya ada kelainan dalam proses mekanisme biologis yang ada didalam tubuh. sehingga memunculkan efek- efek yang membuat tidak nyaman atau kesakitan.

Dampak yang dirasakan bila seseorang sakit adalah

  1. Tidak dapat beraktifitas
  2. Lemah
  3. Banyak istirahat atau tidur
  4. Merasakan Sakit di tubuh (fisik)
  5. kebahagiaan berkurang atau bahkan tidak dapat merasakannya
  6. dsb

Mental disini saya samakan dengan kondisi jiwa atau psikologis seseorang. Yaitu cara pandang dia mengenai hidup atau kediriannya. Bahwa kondisi dirinya adalah konsep yang dia bangun dalam menepaki kehidupan. Sehingga hal ini berpengaruh kepada emosi, kepribadian serta perilaku dalam menyikapi sebuah stimulus (merespon).

Sehingga dari sini yang saya maksud sebagai Kesehatan Mental adalah Persoalan Konsep diri seseorang mengenai kediriannya yang berdampak pada fisik dan psikologis seseorang .

Kesehatan Mental sebenarnya merupakan faktor terpenting seseorang dalam menapaki kehidupan didunia. Mental yang sehat adalah kunci utama dari keberhasilan seseorang dalam mengarungi kehidupan. Untuk itu kita akan membahas

  1. apa itu kesehatan mental
  2. apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Kesehatan Mental
  3. Bagaimana melakukan pengendalian atas psikologis/ mental kita.
  • Apa itu Kesehatan Mental

Telah dijelaskan diatas bahwa kesehatan mental adalah sebuah konsep kedirian seseorang yang berpengaruh terhadap fisik dan afeksi/ psikologis seseorang. Konsep diri ini akan menentukan bagaimana kepribadian, moralitas, kekuatan fisik dan stabilitas emosi seseorang.

untuk memahami lebih jauh mengenai konsep diri, maka saya akan menjelaskan bagaimana lahirnya sebuah konsep diri seseorang. Konsep diri muncul secara alamiah, hal ini dikarenakan Tuntutan manusia atau fitroh manusia yang pada hakekatnya mengejar kebahagiaan. Karena manusia selalu berusaha mengejar kebahagiaan, maka hal tersebut yang menjadi tujuan utama manusia. MANUSIA ingin BAHAGIA dan Tidak ingin MENDERITA.

Ketika seseorang menginginkan kebahagiaan, maka dia akan menghadapi realitas lingkungan, alam, hukum-hukum Alam/ Sunatullah, Kondisi masyarakat.  Yang nantinya dibenturkan oleh Kondisi internalnya dia (Sumber Daya yang Dimiliki, Potensi, Kekurangan dan kelemahan) ketika dalam proses pertimbangan atau pengukuran bahwa internal orang tersebut bisa menghadapi kondisi eksternal, maka yang terjadi adalah sifat yang optimisme, percaya diri, tidak mudah menyerah, fokus dsb.   Namun akan kebalikannya bila orang tersebut menganggap bahwa kondisi internal tidak dapat menghadapi kondisi eksternal. Maka sikap yang ada adalah Depresi, tidak semangat, putus asa, minder dsb. hal inilah yang dinamakan Kesehatan Mentalnya sedang terganggu. Dan yang paling parah bisa mengarah pada kegilaan.

Secara Runtutan Proses terjadinya konsep diri

  1. Manusia menginginkan Kebahagiaan
  2. Melihat Kondisi Eksternal (Alam, lingkungan Masyarakat, Budaya, Politik, Hukum2, dsb)
  3. Melihat Kondisi Internal (Potensi yang dimiliki, Sumber Daya, Sumber Kekuasaan, dsb)
  4. Melakukan pengukuran Antara kondisi eksternal dan internal (eksternal dapat di takhlukan ataukah tidak dapat)
  5. Proses pengukuran dalam rangka mengukur potensi kebahagiaan dan penderitaan yang akan di dapat
  6. Apabila kondisi internal dapat ditakhlukan dan kebahagiaan yg akan didapat besar, maka saat itu kondisi mentalnya sehat
  7. Apabila kondisi internal lebih lemah dari eksternal dan yang dirasakan adalah potensi penderitaan yang besar, maka saat itu, Mentalnya tidak sehat.

Oleh sebab itu, memahami kondisi internal dan eksternal secara objektif adalah hal yang paling penting.

  • Apa Saja yang Mempengaruhi Kesehatan Mental?

Tadi sudah dijabarkan bahwa kondisi internal dan eksternal yang mempengaruhi kesehatan mental seseorang, oleh sebab itu, disini kita akan membahas kondisi internal dan eksternal yang paling berpengaruh dalam membentuk konsep diri seseorang.

Dalam membangun atau membentuk konsep diri positif atau negatif, ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi, yaitu

  1. tujuan hidup
  2. Kemampuan Berinteraksi atau Sosialisasi
  3. Adanya Sahabat atau teman yang mendukung (motivator)
  4. Kemampuan Spiritualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *