Les privat surabayaavicenna education kali ini akan membahas mengenai bahasa jawa untuk anak usia dini, untuk itu langsung saja kita simak bersama

Anak-anak zaman sekarang sudah lupa terhadap bahasa yang dimiliki bangsa inonesia.salah satunya bahasa jawa. Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa di Jawa Tengah, Yogyakarta & Jawa Timur. Sebagai salah satu bahasa daerah, bahasa Jawa merupakan bahasa yang beragam karena di dalam bahasa Jawa terdapat tingkatantingkatan bahasa atau disebut juga sebagai unggah-ungguh basa. Unggah-ungguh basa tersebut harus dipatuhi oleh pemakainya sebagai cermin kesopanan atau tata

krama dalam berbicara. bahasa yang kian punah.anak – anak usia sekarang di wilayah jawa ini belum seratus persen bisa menggunakan bahasa Jawa atau bisa disebut dengan wong jowo ilang jawane ragam krama dengan benar.dalam pelajaran disekolah.anak-anak sering protes jika guru menggunakan bahasa jawa. Mereka meminta Ibu Guru menggunakan bahasa Indonesia karena lebih mudah dimengerti oleh mereka.  Ketidakmampuan anak usia dini dalam menguasai keterampilan berbicara berbahasa Jawa ini tidak lepas dari pengaruh lingkungan sekitar dimana dia tinggal.orang-orang disekitar mereka  pasti jarang menggunakan bahasa jawa. Keadaan ini didukung oleh kecenderungan orang tua masing-masing yang lebih memilih mengajarkan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi. 

Bagi anak-anak usia tiga, empat, dan lima tahun, tibalah masa peryumbuhan dahsyat di bidang bahasa. Anak-anak usia tiga tahun memiliki sekitar 900 -1000 kata dan sekitar 90% dari apa yang mereka ucapkan dapat dipahami. Dengan mudah mereka bisa memproduksi kalimat tiga kata, Pada usia empat tahun, perkembangan bahasa anak-anak meledak. Perbendaharaan kata mereka mencakup 4000-6000 kata, dan mereka banyak berbicara dalam kalimat lima sampai enam kata. Mereka menggunakan bahasa untuk menyampaikan pikiran, kebutuhan,dan permintaan mereka. Bahasa anak-anak usia lima tahun  berkembang terus, dan perbendaharaan kata mereka meluas sampai 5.000 sampai dengan 8.000 kata. Jumlah kata dalam kalimat bertambah, dan struktur kalimat menjadi lebih rumit.Sekolah adalah salah satu tempat bagi anak untuk memperoleh keterampilan berbahasa Jawa. Akan tetapi penyampaian materi bahasa Jawa yang kurang menarik dapat membuat siswa enggan dalam mengikutinya

Penggunaan media pembelajaran akan menarik minat belajar siswa serta memudahkan siswa dalam memahami materi. Pemakaian media dapat mengurangi hambatan belajar karena verbalisme, demikian juga dalam pembelajaran bahasa, selain metode dan strategi pembelajaran, pemakaian media membuat siswa menjadi lebih jelas. Keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh berbagai faktor, diantaranya adalah faktor guru, murid, lingkungan sekolah, kepala sekolah, sumber belajar, sarana prasarana, metode pembelajaran, dan media pembelajaran. Oleh karena itu pembelajaran dengan menggunakan media akan memaksimalkan tercapainya tujuan pembelajaran.

b.  Fungsi dan Manfaat Media

Secara lebih terperinci media memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah:

(1) media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik.

(2) media pembelajaran dapat membawa peserta didik untuk dapat merekonstruksi pemahaman terhadap obyek yang sangat sulit dijangkau dan dibawa kepada para siswa.

(3) media pembelajaran memungkinkan terciptanya gambaran yang seolah-olah telah berlangsung antara peserta didik dengan lingkungannya;.

(4) media pembelajaran memungkinkan adanya keseragaman pengamatan dan pemahaman terhadap obyek.

(5) media pembelajaran dapat membantu menanamkan konsep dasar secara lebih kokoh.

demikian pembahasan pendidikan bahasa jawa untuk usia dini, semoga apa yang ditulis oleh Les privat surabayaavicenna education bisa bermanfaat bagi kita semua. dan tak lupa untuk kunjungi terus website kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *