Shift kerja adalah periode waktu dimana suatu kelompok pekerja dijadualkan bekerja pada tempat kerja tertentu (Cahyo, 2008). Setiap perusahaan yang menerapkan sistem shift kerja ini harus benar-benar memahami konsekuensi terhadap penjadualan kerja yang telah dirancang tersebut. Secara sepintas dapat dibayangkan perbedaan kondisi kerja pada shift siang dan shift malam. Resiko kerja pun berbeda. Karyawan yang bekerja pada shift malam tentu lebih mudah merasa lelah dan mengantuk. Mereka yang sudah terbiasa shift siang akan mempunyai pola kantuk dan tidur tertentu, yang tentu butuh penyesuaian jika harus berganti ke shift malam. Hal yang sama pun berlaku sebaliknya. Shift kerja khususnya pada saat malam hari merupakan suatu kondisi yang dapat menghambat kemampuan adapatasi pekerja, baik dari aspek biologis maupun sosial.

Kali ini Les privat Sidoarjo akan memberikan beberapa tips untuk para pekerja yang mendapat shift malam :

  • Selalu memakai pelindung angin untuk dada sehingga angin malam tidak mudah masuk saat berkendara.
  • Pakai jaket yang benar-benar melindungi. Disarankan lebih memakai jaket kulit karena perlindungannya lebih maksimal.
  • Pilih jaket yang menutup hingga ke leher dengan nyaman.
  • Pakailah juga masker yang memadai sehingga udara malam dan polusi tidak begitu saja masuk dengan bebas melalui mulut dan hidung.
  • Hindari terpapar buangan gas dari mobil lain saat berkendara. Buangan gas tersebut justru lebih berbahaya bagi paru-paru saat terhirup di malam hari, penyebabnya tidak ada sinar UV di malam hari yang membantu menyerap buangan gas tersebut.
  • Ganti masker Anda setiap 2-3 hari sekali dan buang sehingga kotoran yang menempel di sana tidak terus menumpuk dan terhirup.
  • Konsumsi jus wortel dan tomat atau jus buah lainnya sehingga tubuh mendapatkan tambahan asupan multivitamin yang meningkatkan immune tubuh.
  • Hindari berbagi minuman dengan orang lain untuk mencegah penularan penyakit melalui oral.
  • Istirahat dan konsumsi makanan bernutrisi yang cukup serta rutin memeriksakan diri ke dokter apabila ada keluhan batuk atau sesak di dada.

Mulai belajar menyayangi kesehatan diri sendiri ya , semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *